Lawan Petugas, Pencuri HP di Sebatik Diberi Hadiah Timah Panas

Tersangka pencurian Handphone saat diamankan aparat Polsek Sebatik Timur. (Foto: Polsek Sebatik Timur)
Print Friendly, PDF & Email

SEBATIK, Pembawakabar.com-Jajaran Polsek Sebatik Timur berhasil mengungkap kasus pencurian handphone (HP) yang terjadi di Jalan Lorong Gelap Rt.01, Desa Sungai Pancang, Kecamatan Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Rabu (29/12).

Tersangka berinisial LM (21) warga Sebatik yang menumpang di rumah keluarganya.

Bacaan Lainnya

Sedangkan korban berinisial R (36) merupakan warga Jalan Lorong Gelap Rt.01, Desa Sungai Pancang, Kecamatan Sebatik Utara.

Kapolsek Sebatik Timur Iptu Randhya Sakthika Putra menerangkan, awal mula kejadian pada hari Selasa, (28/12/2021) sekitar pukul 19.45 wita, korban keluar rumah hendak menjemput anaknya di belakang rumahnya, saat kembali ke dalam rumah handphone korban merk vivo Y91c yang sedang dicas di ruang tamu hilang.

“Korban sudah mencari ke seluruh ruangan bahkan bertanya ke tetangga namun tidak ditemukan. Atas kejadian itu, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek pada Rabu (29/12/2021),” papar Iptu Randhya, Kamis (30/12/2021).

Mendapat laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Sebatik Timur melakukan penyelidikan dan dalam kurun waktu kurang dari 1×24 jam, tepatnya pukul 16.30 Wita, petugas berhasil menangkap pelaku di rumah keluarganya di Rt.04 Desa Sungai Nyamuk, Kecamatan Sebatik.

“Saat penangkapan, pelaku awalnya tidak mengakui perbuatannya dan melakukan perlawanan terhadap petugas dan mencoba melarikan diri, sehingga tersangka diberikan tindakan tegas dan terukur pada betis sebelah kanan,” terang Iptu Randhya.

Dia menjelaskan, dari hasil interogasi terhadap tersangka LM, pelaku merupakan warga sebatik yang kehidupan sehari-harinya bekerja serabutan, selain itu juga merupakan pencandu narkotika.

Baca Juga Dong:  Ketum SMSI Bertemu Ketua MPR RI

” Tersangka melakukan aksinya pada malam hari dengan cara mengincar rumah korban dan kemudian menunggu korban keluar dari rumahnya. Saat korban keluar dari rumah, pelaku masuk melalui pintu depan dalam posisi tidak terkunci dan kemudian berhasil mengambil handphone milik korban,” terangnya

Randhya menambahkan dalam pengungkapan kasus ini petugas melakukan penyitaan barang bukti. Di antaranya 1 (satu) unit handphone Vivo Y91c hasil curian.

“Untuk memperkuat bukti dalam penyidikan, kita telah menyita barang bukti HP hasil kejahatan pelaku,” sebut Iptu Randhya.

Tersangka LM melakukan tindak pidana pencurian. Tindakannya melanggar pasal 363 Ayat 1 ke 3 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun pidana penjara. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan