oleh

Pemdes Binusan Bentuk Tim Penyusun Kelayakan BUMDes, Ini Harapan Sekdes

NUNUKAN- Dengan disahkannya Undang-Undang Desa tahun 2014 Desa memiliki kewenangan untuk mandiri dan mampu menghasilkan pendapatan sendiri. Dengan Bumdes banyak hal yang bisa dilakukan oleh sebuah desa untuk mendapatkan pendapatan sendiri.

Meski begitu ada banyak tantangan yang dihadapkan dalam mengelola bumdes diantaranya tidak meratanya SDM setiap Desa hingga Pola pikir keberhasilan Masyarakat Desa yang hanya melihat keberhasilan sebuah era kepemimpinan Kepala Desa hanya dilihat dari Pembangunan yang dikerjakan.

Tidak ingin diam, Pemerintah Desa Binusan terus menguatkan dan mengembangkan Bumdes nya dengan membentuk tim kelayakan usaha bumdes dan memberikan pelatihan kepada pengurus Bumdes untuk mengelola beberapa bumdes yang akan dilaksanakan ditahun ini.

Sekretaris Desa Binusan Asmadi mengatakan, kegiatan pelatihan ini untuk menambah pengetahuan kepada tim penyusun kelayakan usaha Bumdes dan ini untuk menilai usaha yang akan dijalankan Bumdes apakah layak atau tidak.

“Dengan kegiatan ini tentu membantu kita kedepannya karena kita yakin ada banyak tantangan yang perlu kita hadapi kedepan, oleh karena itu kita lakukan pelatihan tim penyusun kelayakan Bumdes,” Ujar Asmadi saat di hubungi Pembawakabar.com, Kamis (11/2).

Adapun Bumdes Binusan yang akan dilaksanakan di tahun 2021, sebut Asmadi, Pariwisata Mangrove dan Rumah Adat, Pelabuhan Jetty, Tong Gas Elpiji 3 Kilogram dan berencana akan membuka depot air galon.

“Planing kita program ini yang akan kita lakukan, untuk target rencana usaha yang akan dijalankan yang tentunya bisa bisa meningkatkan pendapatan desa, selain itu membantu perekonomian Masyarakat di desa Binusan,” Jelas Asmadi.

Dia juga menyebutkan, Bumdes yang akan dilaksanakan tersebut melibatkan masyarakat yang ingin bekerjasama untuk mengelola Bumdes.

” Kita melibatkan Masyarakat yang ingin bekerja sama, disektor Jetty melibatkan 3 pemilik lahan yang ada yaitu di Jetty disungai pasir, sungai Banjar dan sungai Fatimah termasuk pengguna jasa Jetty,” ujarnya.

Baca Juga Dong:  Pemprov Kaltara Daftar ASN dan Honorer Sebagai Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Asmadi berharap dengan pelatihan dan diterbitkan nya SK Tim Penyusun Kelayakan Usaha Bumdes, program bumdes yang telah direncanakan berjalan dengan baik dan lancar dan mampu menghasilkan Pendapatan bagi desa Binusan dan Masyarakat.

” Harapan kita kedepan setelah Kepala Desa mengeluarkan SK Tim penyusun kelayakan usaha Bumdes. Apa yang dijalankan Bumdes bisa berkembang dan bisa menghidupkan perekonomian warga desa Binusan dan tentunya bisa menghasilkan pendapatan bagi desa Binusan yang berkelanjutan untuk kesejahteraan,” Pungkasnya. (*).

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed