Baru Bebas 3 Bulan, Residivis Spesialis Pembobolan Ruko di Ringkus Polisi

NUNUKAN-Jajaran Unit Reskrim Polsek Sebatik Timur berhasil mengamankan M alias B (27) warga jalan Ahmad Yani RT. 04 Desa Bukit Aru Indah Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan, Senin (1/3) sekira pukul 13.00 Wita.

Pelaku yang merupakan residivis dengan kasus yang sama ini diamankan karena melakukan pencurian dengan pemberatan (Curat) spesialis pembobolan di sebuah Toko dan membawa kabur satu unit handphone dan uang tunai sebesar Rp. 2.500.000.

Bacaan Lainnya

“Pelaku merupakan residivis tahun 2020. Baru tiga bulan lepas dari penjara, kini kita amankan lagi dengan kasus yang sama membobol rumah dan toko” kata Iptu M Khomaini ,STK , S.I.K Kapolsek Sebatik Timur.

Dia mengungkapkan, pelaku diamankan dari hasil Penyelidikan, olah tempat kejadian perkara (TKP), dan dari informasi dari warga, M berada di Jalan HB Rahim RT. 02 Desa Sungai Pancang, Sebatik Utara. Tim pun langsung menuju tempat pelaku sembunyi

Sekira pukul 13.00 wita pelaku beserta barang bukti berhasil diamankan kita amankan. Setelah di lakukan introgasi, Pelaku mengaku jika aksinya tersebut dilakukan seorang diri pada dini hari, dengan cara merusak gembok pintu toko menggunakan sebuah obeng dan mengambil sejumlah uang tunai yang ada di laci meja toko itu dan satu unit handphone, kemudian pelaku bersembunyi di daerah Sei Pancang.

“Pelaku mengaku karena keadaan kepepet butuh duit dan hasil curiannya digunakan untuk membeli sabu-sabu. Sementara untuk kerugian korban mencapai Rp. 3.800.000,” jelas Kapolsek Sebatik Timur.

Baca Juga Dong:  Gubernur dan Wagub Kaltara Berkunjung Ke Tanjung Harapan dan Belagaone

Saat ini pelaku diamankan bersama barang bukti di Polsek Sebatik Timur.

Kapolsek Sebatik Timur Iptu M Khomaini menyampaikan Komitmen kami Humanis dengan Masyarakat Tegas dengan Penjahat.

” Tidak ada tempat bagi penjahat di Sebatik, kita akan berikan tindakan tegas dan terukur bagi siapa saja yang menggangu keamanan dan kenyamanan di wilayah hukum Polsek Sebatik Timur,” tegasnya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, M Pasal 363 ayat (1), Ke (3) dan Ke (5) KUHP tentang Pencurian dengan pemberatan dengan Ancaman hukuman tujuh tahun penjara. (**)

Tinggalkan Balasan