
Malinau, Pembawakabar.com– Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Utara, H. Muhammad Saleh, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi atas kesiapan Kabupaten Malinau sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-X Tingkat Provinsi Kalimantan Utara. Ia menilai suasana pelaksanaan MTQ dan antusiasme masyarakat Malinau dalam menyambut kegiatan tersebut sangat luar biasa.
Apresiasi itu disampaikannya usai menghadiri Malam Ta’aruf sekaligus Pelantikan Dewan Hakim dan Panitera MTQ ke-X Tingkat Provinsi Kalimantan Utara yang berlangsung di Ruang Tebengang, Minggu (28/6/2026).
“Nuansa MTQ di Kabupaten Malinau sangat luar biasa. Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tulus kepada masyarakat Malinau di bawah komando Bapak Bupati, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Muhammad Saleh menjelaskan, Malam Ta’aruf dan pelantikan Dewan Hakim merupakan dua agenda penting sebelum pelaksanaan perlombaan. Menurutnya, Malam Ta’aruf menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus membangun keharmonisan antarkafilah dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Utara.
Sementara itu, pelantikan Dewan Hakim dan Panitera diharapkan mampu menjamin penyelenggaraan MTQ yang profesional, objektif, dan berintegritas.
“Keberhasilan sebuah MTQ sangat ditentukan oleh integritas Dewan Hakim dan panitera. Karena itu, kami berharap mereka dapat menjalankan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab,” katanya.
Ia menegaskan, keberhasilan penyelenggaraan MTQ tidak terlepas dari kolaborasi seluruh pihak, mulai dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, Pemerintah Kabupaten Malinau, panitia pelaksana, hingga dukungan masyarakat.
“Kalau kegiatan sebesar ini tidak mendapat dukungan masyarakat, tentu tidak akan berjalan dengan baik. Kolaborasi semua unsur menjadi kunci untuk mewujudkan pelaksanaan MTQ yang sukses,” ungkapnya.
Menurutnya, suksesnya MTQ di Kabupaten Malinau bukan hanya menjadi kebanggaan daerah tuan rumah, tetapi juga merupakan keberhasilan seluruh masyarakat Kalimantan Utara.
“Seperti yang disampaikan Bapak Bupati, ini bukan hanya suksesnya Malinau, tetapi suksesnya Kalimantan Utara. Melalui MTQ ini kita tidak hanya mencari qari dan qariah terbaik, tetapi juga memperkuat semangat harmoni di tengah keberagaman masyarakat Bumi Benuanta,” tuturnya.
Sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Utara yang baru pertama kali menghadiri MTQ tingkat provinsi di Kalimantan Utara, Muhammad Saleh mengaku terkesan dengan semangat masyarakat Malinau dalam menyukseskan pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Saya memang baru pertama kali menyaksikan MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Utara. Kesan saya sangat luar biasa. Semangat masyarakat begitu tinggi dan saya melihat ini tidak lepas dari peran Bupati Malinau beserta seluruh stakeholder yang terlibat,” katanya.
Selain menjadi ajang syiar Islam dan pembinaan generasi Qurani, Muhammad Saleh menilai MTQ juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Kita melihat banyak masyarakat yang membuka lapak dan menjual berbagai produk selama MTQ berlangsung. Artinya, kegiatan ini juga memberikan tambahan pendapatan bagi masyarakat dan menggerakkan ekonomi lokal,” pungkasnya. (*)



