PT PELNI Salurkan Bantuan Rp35 Juta untuk Pembangunan Masjid Al-Muhajirin di Nunukan

Nunukan, Pembawakabar.com – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PT PELNI) (Persero) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kali ini, perusahaan pelat merah tersebut menyalurkan bantuan berupa bahan material bangunan senilai Rp35 juta untuk mendukung pembangunan Masjid Al-Muhajirin di Kabupaten Nunukan.

Bacaan Lainnya

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Kepala PT PELNI Cabang Nunukan, Subjito, yang mewakili Direksi PT PELNI. Penyerahan bantuan turut disaksikan unsur Pemerintah Kabupaten Nunukan, tokoh masyarakat, serta Anggota DPRD Kabupaten Nunukan sebagai bentuk sinergi antara pemerintah, BUMN, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan fasilitas keagamaan.

Dalam sambutannya, Subjito menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan amanah dari Direksi PT PELNI sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di wilayah operasionalnya.

“Mewakili Direksi PT PELNI, kami menyerahkan bantuan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan berupa bahan material senilai Rp35 juta untuk mendukung pembangunan Masjid Al-Muhajirin Kabupaten Nunukan. Kami berharap bantuan ini dapat memperlancar proses pembangunan sehingga masjid dapat segera dimanfaatkan masyarakat dengan lebih nyaman,” ujarnya, Kamis (16/7/2026).

Ia menjelaskan, program TJSL merupakan bagian dari komitmen PT PELNI untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat, tidak hanya melalui layanan transportasi laut, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam pembangunan sosial dan lingkungan.

“Kami menitipkan amanah ini kepada masyarakat agar dapat dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Semoga keberadaan masjid ini nantinya semakin memakmurkan kegiatan ibadah dan mempererat kebersamaan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Nunukan, Saddam Husein, mengapresiasi kepedulian PT PELNI yang dinilai telah menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan secara nyata.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat menjadi contoh positif yang patut diikuti oleh perusahaan lain yang beroperasi di Kabupaten Nunukan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT PELNI atas kepeduliannya kepada masyarakat Nunukan. Inilah wujud tanggung jawab sosial perusahaan yang patut diapresiasi. Perusahaan tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan tempat mereka menjalankan usahanya,” ujar Saddam.

Ia berharap semakin banyak perusahaan, baik BUMN maupun swasta, yang mengalokasikan program tanggung jawab sosial untuk mendukung pembangunan daerah.

“Masih banyak sektor yang membutuhkan perhatian, mulai dari pembangunan rumah ibadah, jalan lingkungan, fasilitas pengelolaan sampah, hingga bantuan pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan. Kami berharap apa yang dilakukan PT PELNI dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan lainnya untuk ikut berkontribusi membangun Kabupaten Nunukan,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Nunukan menyambut baik berbagai bentuk kolaborasi yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Sinergi tersebut dinilai menjadi salah satu kekuatan dalam mempercepat pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui Program TJSL ini, PT PELNI kembali menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menghadirkan layanan transportasi laut yang andal, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat melalui berbagai program sosial yang berdampak langsung terhadap pembangunan dan kesejahteraan warga Kabupaten Nunukan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *