Server SIAK Terpusat Error, Berkas Warga Menumpuk di Kecamatan Sebatik Timur

Print Friendly, PDF & Email

SEBATIK-Pelayanan Administrasi di Kantor Kecamatan Sebatik Timur terganggu akibat mengalami server error. Penyebab terjadinya server error itu disebabkan pergantian server terpusat.

Pantauan pembawakabar.com, Senin (20/6) di Kantor Kecamatan Sebatik Timur pelayanan Administrasi tetap dibuka namun hanya  menerima berkas.

Errornya sistem server terpusat itu sudah hampir berjalan satu bulan, sejak 23 mei 2022 hingga 20 juni 2022. Menyebabkan banyaknya kartu keluarga yang belum dicetak dan berkas menumpuk.

Salah satu warga yang ditemui di Kantor Kecamatan Sebatik Timur menuturkan, kedatanganya ke kantor Camat menanyakan kartu keluarganya, apakah sudah dicetak atau belum.

Baca Juga:  Anggota Saka Bahari Angkatan Ke 9 Lanal Nunukan Dilantik di Pantai Marina

“Belum ada yang baru, ini kartu keluarga yang lama belum dicetak yang baru, padahal anak saya mau gunakan untuk keperluan di sekolah di Tarakan,” ujarnya.

Berdasarkan informasi dari salah satu operator di Kecamatan Sebatik Timur menerangkan pelayanan administrasi di Kecamatan Sebatik Timur hanya melayani penerimaan berkas.

“Baru-baru ini di instal oleh staf Disdukcapil Nunukan, sempat beroperasi dua hari lalu error. Di kecamatan Sebatik Induk error, kecamatan Sebatik Utara error, Sebatik Timur error. Untuk dua kecamatan di Sebatik Tengah dan Barat kami belum berkordinasi apakah berfungsi atau error juga. Errornya itu sejak 23 mei 2022 hingga 20 juni 2022,” terang petugas itu.

Baca Juga:  Awas, Melintas di Jalan Tanjakan Ini Saat Pagi Akan Ditilang

Terpisah, Camat Sebatik Timur, Khairil membenarkan kondiis server sudah lama mengalami error sejak diinstal sistem terbaru.

“Jadi sistem terpusat ini adalah sistem baru dan harus menggunakan internet kecamatan atau vsat yang ada di kecamatan, namun sudah ada aplikasi yang bisa menghubungkan antara vsat kecamatan dengan  sistem siak terbaru ini. Memang masih ada kendala terkait jaringan, tapi pihak Disdukcapil akan turun untuk memperbaiki dan mensinkronkan sistem yang ada,” jelas Khairil.

Khairil menuturkan, pihaknya telah melakukan kordinasi dengan Disdukcapil untuk menanggani masalah server error tersebut. Bahkan dia menyebutkan selain persoalan server error,  pelayanan juga terkendala  oleh jarak yang jauh dan jaringan listrik yang belum tersedia serta jaringan internet yang belum  stabil, sehingga pelayanan dilakukan di kantor desa Sungai Nyamuk.

Baca Juga:  Soal Nunukan Fashion Week, Kapolres Nunukan: Kami akan Kaji Konsep Kegiatan dan Berkordinasi

“Kita sudah komunikasi dengan Disdukcapil, diharapkan bulan Juli sudah normal kembali. Mudahan secepatnya bisa normal, memang kita terkendala juga di kecamatan dengan tidak ada jaringan listrik dan internet yang bagus karena sampai sekarang kita masih menggunakan genset dan jaringan internet vsat yang kapasitasnya juga terbatas,”tuturnya. (**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.